PDIP Bantah Punya Calon Kapolri Lain

PDIP Bantah Punya Calon Kapolri Lain

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan membantah partainya memiliki jagoan lain untuk menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Bandar Taruhan
“Tidak benar [PDIP memiliki calon lain], PDIP senafas bersama permohonan Pak Jokowi,” kata Arteria kala dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (14/1).

Arteria mengklaim partainya selamanya mendukung penuh keputusan Jokowi. Ia sangat percaya pemilihan Listyo sebagai calon Kapolri berdasarkan anggapan matang.

“Beliau itu smart sekaligus pemerhati yang baik, beliau memahami betul siapa yang pantas untuk diusulkan ke DPR untuk dipilih,” ujar Arteria.

Menurut Arteria, Listyo merupakan sosok terbaik untuk memimpin Korps Bhayangkara. Ia menilai jenderal bintang tiga itu sosok simpel dan cenderung tak senang menonjolkan diri.

“Mas Sigit itu kan aset terbaik Polri, secara personal, pribadinya sederhana, sosok pekerja sekaligus pemimpin yang bersahaja dan rendah hati, pengecekan emosinya pun terlalu baik dan cenderung tidak senang menonjolkan diri,” katanya.

Di segi lain, kata Arteria, Listyo terhitung memiliki kedekatan emosional bersama Jokowi, lantaran pernah menjadi ajudan Jokowi. Menurutnya, perihal ini tak mampu dipungkiri menjadi tidak benar satu alasan Jokowi menunjuk Listyo menjadi calon Kapolri.

“Presiden merasa ‘nyaman’ dan ‘aman’ bersama Mas Sigit. Beliau ‘terlayani bersama baik’ dan Mas Sigit sepertinya memahami betul apa yang menjadi permohonan pak Jokowi,” ujarnya.

Kendati Listyo menjadi calon tunggal pilihan Jokowi, Arteria menegaskan Komisi III akan benar-benar didalam proses uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri.

“Sebagaimana diamanatkan Ibu Ketua DPR, Komisi III pastinya akan menegaskan pemenuhan persyaratan administrasi, kompetensi, profesionalisme dan prinsip terhadap Negara Kesatuan Republik indonesia yang berdasarkan UUD NRI 1945,” katanya.

Sebelumnya, tersedia empat nama lain yang diusulkan Kompolnas ke Jokowi untuk mengambil alih Jenderal Idham Azis. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Edhy Pramono, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.

Namun, Jokowi akhirnya menentukan Listyo sebagai calon Kapolri yang diserahkan ke DPR. Komisi III akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri selasa (19/1).